Palantir dan Nvidia Perketat Penggunaan Model AI karena Risiko Data
Palantir, Nvidia dan perusahaan lain dilaporkan mempertimbangkan pembatasan penggunaan model AI canggih karena kekhawatiran keamanan data dan kekayaan intelektual.
Palantir, Nvidia, dan Booz Allen Hamilton dilaporkan meninjau kembali penggunaan model AI canggih karena kekhawatiran mengenai perlindungan data sensitif dan kekayaan intelektual.
Menurut Reuters yang mengutip laporan The Information, perusahaan-perusahaan tersebut meminta jaminan lebih kuat mengenai retensi data dan pemanfaatan data pelanggan oleh penyedia model AI.
Perdebatan ini muncul ketika industri AI juga menghadapi seruan baru untuk memperlambat pengembangan model frontier dan meningkatkan mekanisme keamanan serta kontrol.
Sumber rujukan: Reuters. Artikel KETIK LENSA merupakan ringkasan redaksional dan bukan salinan sumber.
← Kembali ke Teknologi